Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Selasa, 1 Juli 2025 - 15:46 WIB

Bupati Tanah Bumbu Buka Pelatihan Manajemen Risiko Sektor Publik

Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. (Foto : Istimewa)

Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. (Foto : Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menandatangani Internal Audit Charter (Piagam Audit Intern). Sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Risiko Organisasi Sektor Publik, Senin (30/6), di Banjarmasin. Acara ini terselenggara atas kerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan (Pusdiklatwas) BPKP Kalsel.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Andi Rudi Latif yang menjelaskan bahwa penandatanganan Piagam Audit Intern yang dilakukan hari ini adalah tonggak penting dalam memperkuat peran Inspektorat sebagai mitra strategis dalam pengawasan dan pembinaan pemerintahan sehingga dapat meningkatkan efektivitas dari proses manajemen risiko, pengendalian dan tata kelola sektor publik.

Kita berkomitmen untuk mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan integritas di setiap lini organisasi. Audit intern harus berfungsi tidak hanya sebagai pengawas. Tetapi juga sebagai pemberi solusi yang inovatif untuk membantu organisasi mencapai tujuannya secara optimal.

Baca Juga : Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Tegaskan Reformasi Birokrasi sebagai Pilar Kemajuan Daerah

Selanjutnya, Pelatihan manajemen risiko yang kita buka hari ini adalah langkah konkret untuk menghadapi tantangan yang ada. Dalam sektor publik, risiko yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada pelayanan kepada masyarakat dan pencapaian program pembangunan.

Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko dengan pendekatan yang sistematis dan inovatif. Piagam Audit Intern ini selaras dengan elemen berAKSI yang menjadi panduan kerja kita bersama.

“Saya berharap, para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan penuh semangat. Mengadopsi prinsip kerja keras dan akomodatif. Serta menerapkannya di organisasi masing-masing untuk memperkuat tata kelola sektor publik,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan terkait Kunci Kemajuan yaitu Kemauan, Aksi, dan Tekanan.

“Tanpa tekanan, hasil kerja akan biasa-biasa saja. Tapi dengan tekanan, lahir dampak besar dan hasil maksimal. Dengan tekanan, kesempatan akan terbuka dengan lebar. Tapi tanpa tekanan, hidup akan datar-datar saja,” pungkasnya.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Sukses Dilaksanakan, Kejuaraan Bulutangkis Bupati Cup 2022 Resmi Ditutup

Advertorial

Tahlilan Hari ke-7 Mantan Bupati Kotabaru H Sjacharni Mataja, Begini Pesan Sekda Kotabaru

Advertorial

CEO Climate Talks: PLN Siap Dukung Pemerintah Capai 75% Energi Terbarukan hingga Tahun 2040

Advertorial

Haul Abah Guru Sekumpul ke-20, Pemkab Tanah Bumbu Dirikan Posko Rest Area dan Siapkan 10 Ribu Nasi Bungkus

Advertorial

Balangan Festival II 2025, Legislator Balangan Dorong Dampak Nyata untuk UMKM

Advertorial

Transformasi Energi di Kalimantan Barat Dalam Rangkaian Kaleidoskop PLN ke Masa Depan

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif Sambut Kehadiran Al Habib Muhammad Bin Abdullah Al Junaid dari Hadhramaut, Yaman

Advertorial

25 Anggota DPRD Balangan Ikuti Orientasi Gelombang III yang Berlangsung di Banjarbaru