Home / Advertorial / Berita Terkini / Pemkab Tanah Bumbu

Kamis, 19 Juni 2025 - 13:08 WIB

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Tegaskan Reformasi Birokrasi sebagai Pilar Kemajuan Daerah

Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. (Foto : Istimewa)

Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. (Foto : Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif secara resmi membuka Workshop Peningkatan dan Penguatan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi Tahun 2025, Kamis (19/6) di Banjarmasin.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam menyusun langkah strategis menuju birokrasi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil, sejalan dengan arah kebijakan nasional.

Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi (RB) merupakan instrumen penting dalam mempercepat pencapaian prioritas kerja Presiden dan pembangunan nasional.

Ia menyampaikan bahwa dinamika global yang semakin kompleks menuntut pemerintahan yang responsif dan efisien dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Reformasi Birokrasi bertujuan menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas, bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu memberikan pelayanan publik yang optimal dan berdampak nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa arahan Presiden mengenai Reformasi Birokrasi menekankan tiga aspek utama, yakni birokrasi yang mampu menghasilkan kinerja yang nyata, birokrasi yang menjamin kebijakan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta birokrasi yang lincah dan responsif.

“RB bukan sekadar agenda rutin, tetapi harus menjadi gerakan perubahan yang menyentuh akar permasalahan tata kelola pemerintahan,” ucapnya.

Baca Juga : Bupati Tanah Bumbu Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait LPj APBD 2024

Pemerintah pusat sendiri telah menetapkan Roadmap Reformasi Birokrasi Tematik 2025–2029, yang fokus pada lima isu strategis: penanggulangan kemiskinan, peningkatan investasi, pengelolaan sumber daya dan hilirisasi, percepatan prioritas aktual Presiden, serta transformasi digital pemerintahan.

Bupati berharap melalui workshop ini akan dihasilkan rencana aksi Reformasi Birokrasi yang lebih spesifik, terukur, dan berdampak langsung terhadap pencapaian target pembangunan daerah.

“Harapan saya, untuk tahun mendatang khususnya di tahun 2026, diharapkan kolaborasinya lebih di tingkatkan, mengingat banyak sekali warga kita yang masih membutuhkan,” tegasnya.

Dirinya juga menekankan pelaksanaan workshop ini dapat diperoleh Rencana Aksi Reformasi Birokrasi yang lebih spesifik, terukur dan relevan serta berdampak positif terhadap pencapaian sasaran pembangunan, khususnya dalam mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, makmur dan beradab.

Workshop ini dihadiri oleh Budi Prawira, SE. MM Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawas Wilayah II, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Yulian Herawati, Kepala Biro Organisasi Provinsi Kalimatan Selatan Ir.Hj. Galuh Tantri Narindra, Pimpinan SKPD Pemkab Tanah Bumbu, perwakilan instansi vertikal, serta Tim Aksi Percepatan Pembangunan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu yang berkomitmen mendukung akselerasi Reformasi Birokrasi.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Tingkatkan Kapasitas Forum Anak Kecamatan Kusan Hilir Bergerak Menjadi Pelopor dan Pelapor

Banjarmasin

Ingin Lebih Dekat Bersama Suporter, Barito Putera Akan Jalani Masa Latihan Hanya di Banua

Advertorial

Selain Serap Aspirasi, Reses Bagi Rusdin Barhiwan Juga Perkuat Hubungan dengan Warga

Advertorial

Sosialisasi SRIKANDI Dispersip Tanbu Inginkan Efisiensi Pelayanan

Advertorial

DPRD Balangan Pelajari Penanganan ODGJ dari Pesantren di Gunung Kidul

Berita Terkini

Wagub Kalsel Jalan Kaki 3 Kilometer Demi Antar Bantuan Warga Terdampak Banjir di Sungai Madang

Advertorial

Peringati HPSN 2025, SMAN 1 Kusan Hilir Gelar Penyuluhan Pengelolaan Sampah

Advertorial

DWP Tanah Bumbu Gelar Pelatihan Membuat Garnis dari Sayuran