Home / Advertorial / Pemkab Barito Kuala

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:27 WIB

Cetak Sawah Rakyat, Bupati Tekankan Kolaborasi

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak dalam rangka program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026. (Foto: Istimewa)

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak dalam rangka program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026. (Foto: Istimewa)

MARABAHAN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama Kementerian Pertanian (Kementan) melaksanakan Gerakan Tanam Serempak dalam rangka program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Puntik Dalam, Kecamatan Mandastana pada Kamis (12/03) ini merupakan bagian dari langkah strategis nasional untuk memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada berkelanjutan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi, Dandim 1005/Barito Kuala Letkol Inf Anton Mahriadi, jajaran Forkopimcam Mandastana, Kepala Dinas Pertanian, serta para penyuluh dan tokoh masyarakat setempat.

Kabupaten Barito Kuala menargetkan optimalisasi lahan sawah seluas 1.696 hektare pada tahun 2025/2026. Melalui program Optimasi Lahan (Oplah) Rawa, Desa Puntik Dalam menjadi salah satu titik krusial dalam pencapaian target tersebut.

Sebelumnya, lahan di wilayah ini telah melalui tahap uji coba model Demfarm (demonstrasi farming) dengan hasil yang menjanjikan. Dengan penggunaan varietas padi unggul, produktivitas lahan diharapkan mampu mencapai 6 ton per hektare.

Dalam arahannya secara nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Cetak Sawah Rakyat adalah kunci menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan pendapatan petani. Senada dengan hal tersebut, Bupati Barito Kuala menekankan pentingnya kolaborasi.

“Kalimantan Selatan, khususnya Barito Kuala, memiliki lahan pertanian terluas di antara 13 kabupaten. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami siap berdiskusi dan membantu demi kemajuan pertanian di daerah kita agar menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujar Dr. H. Bahrul Ilmi.

Baca Juga : Hadiri RUPS PT PBKM, Bupati Barito Kuala Tekankan Kontribusi PAD

Dukungan penuh juga datang dari TNI. Dandim 1005/Barito Kuala, Letkol Inf Anton Mahriadi, menyatakan kesiapan personelnya untuk mendampingi petani. Menurutnya, keterlibatan TNI adalah bentuk nyata komitmen menjaga stabilitas pangan daerah melalui pemanfaatan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) secara optimal.

Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementan terus mendorong pemanfaatan lahan secara maksimal. Gerakan tanam serempak ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan visi Presiden RI terkait ketahanan pangan nasional.

Dengan langkah masif ini, Barito Kuala optimis dapat berkontribusi besar dalam menjadikan Indonesia swasembada pangan di masa depan.(adv/zai/diskominfo)

Share :

Baca Juga

Advertorial

WKRI Kotabaru Jadi Pelaksana Pertemuan Rutin GOW, Angkat Tema Peran Perempuan Menjaga Lingkungan

Advertorial

Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Ground Breaking Markas Unit Patroli Ditpolairud Polda Kalsel di Muara Bunati

Advertorial

Srikandi PLN Hadirkan Kebahagiaan Ramadan bagi Guru Mengaji di Desa Biih

Advertorial

Abdul Hadi Lepas Keberangkatan 214 Calon Jemaah Haji Balangan

Advertorial

Bupati dan Wakil Bupati Barito Kuala Tekankan Peran Penting Tugas dan Fungsi TP PKK

Advertorial

Bupati Kotabaru Lantik 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator

Advertorial

Saijaan Expo 2023 Resmi Ditutup dan Mampu Tingkatkan Ekonomi Kotabaru

Advertorial

Kado Kemerdekaan, PLN Operasikan Trafo Baru di Gardu Induk Cempaka