Home / Advertorial / Berita Terkini / DPRD Balangan

Selasa, 4 Maret 2025 - 13:46 WIB

DPRD dan BKPSDM Balangan Sepakat Usulkan Tak Ada Penghapusan Tenaga Honorer

Rapat kerja DPRD dan BKPSDM terkait tenaga honorer. (Foto : Istimewa)

Rapat kerja DPRD dan BKPSDM terkait tenaga honorer. (Foto : Istimewa)

PARINGIN, wasaka.id – DPRD Kabupaten Balangan melaksanakan rapat kerja bersama SKPD yang diwakili oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balangan terkait kedudukan tenaga honorer.

Dalam rapat kerja bersama DPRD Balangan, tentang penataan tenaga honorer. Pemkab Balangan menyatakan tidak ada pemberhentian tenaga honorer.

Kelapa BKPSDM Balangan, Sufriannor saat Rapat menjelaskan, ada tiga katagori honorer yang dilakukan penataan, yakni honorer yang masuk database BKN, honorer diatas dua tahun masa kerja dan honorer masa kerja kurang dari dua tahun.

Berdasarkan aturan Pemerintah Pusat Honorer yang masuk database BKN dan honorer diatas dua tahun masa kerja sudah diatur berdasarkan tahapannya.

“Mereka mendaftar dan mengikuti tahapan tes PPPK, baik nantinya bisa masuk Penuh waktu atau paruh waktu,” ujarnya.

Baca Juga : DPRD Kabupaten Balangan Harmonisasikan Tiga Raperda ke Kanwil Kemenkum Kalsel

Namun, yang menjadi problem dan kekhawatiran sebanyak 1013 honorer yang bekerja kurang dari dua tahun isu akan diberhentikan.

Sebelumnya isu pemberhentian honorer di SKPD dan Kantor Kecamatan beredar bahkan sudah beberapa honorer tidak lagi bekerja.

Anggota DPRD Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi meminta, tidak ada pemberhentian tenaga honorer, serta meminta jalan keluarnya agar tidak terjadi kekhawatiran bagi honorer.

“Kekecewaan dan kekhawatiran honorer jelas tidak kita inginkan bahkan jangan sampai terjadi berlinang air mata,” pintanya.

Saat ditemu awak media, Plh Setda Balangan, Rahmadi Yusni mengatakan, tidak ada pemberhentian honorer yang di lakukan Pemkab Balangan.

“Namun karena proses pengajian harus mengikuti aturan dan ketentuan, maka kita juga harus memahami itu,” ucapnya.

Rahmadi Yusni juga berjanji akan mencarikan solusinya secepatnya, karena mengingat pengajian honorer yang kurang dua tahun masa kerja dibayarkan hingga Februari.

“Selanjutnya kami belum tau lagi dan masih menunggu proses selanjutnya, tetapi kami menyatakan tidak ada pemberhentian honorer, yang ada hanya terkendala proses pengajian,” tutupnya.(adv/jaw)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bupati Bahrul Ilmi Serahkan 83 SK CPNS Formasi Tahun 2024

Berita Terkini

Kakak Tega Satroni di Rumah Adik Kandung Sendiri, Hasil Curian Dijual Sepupu

Advertorial

Ahsani Fauzan Beri Dukungan Program Peningkatan Minat Baca di Balangan

Advertorial

HUT ke-80 RI, Bupati Andi Rudi Latif Serahkan Berbagai Bantuan dan Penghargaan

Advertorial

Tahun Anggaran Baru, DPRD Balangan Bentuk Tiga Pansus dan Perbarui Susunan Bapemperda

Advertorial

MTQN Tingkat Kabupaten Digelar, Ketua DPRD Kotabaru Berikan Apresiasi dan Semangat kepada Peserta

Berita Terkini

Anggaran Pemilu Ulang Imbas Sengketa Pilkada Bisa Capai Rp1 T
JAKARTA, wasaka.id - Partai Golkar menempel ketat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam hasil sementara real count KPU Pemilu 2024, Senin (19/2) pukul 08.00 WIB. Dilansir dari laman KPU, perolehan suara Partai Golkar mencapai 9.588.949 atau 14,07 persen, terpaut sedikit dari PDIP yang berada di peringkat pertama dengan perolehan 10.679.701 suara atau 15,67 persen.

Berita Terkini

Real Count Perhitungan KPU Sementara, Suara Golkar Tempel Ketat PDIP