PARINGIN, wasaka.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Balangan, Saiful Arif, menggelar reses masa persidangan tahun 2026 di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Lampihong.
Dalam reses tersebut, Saiful Arif menyerap aspirasi warga yang banyak menyoroti penguatan ekonomi desa, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Warga menyampaikan, potensi produk lokal di Lampihong cukup besar. Namun, pelaku usaha masih menghadapi sejumlah hambatan, mulai dari keterbatasan alat produksi, kesulitan pemasaran, hingga akses permodalan yang belum merata.
Salah satu warga, Jimmy menyebut pelaku UMKM masih mengandalkan peralatan sederhana sehingga sulit bersaing jika ingin memperluas jangkauan pasar.
Baca Juga : Pemkab Balangan Sampaikan 12 Raperda dalam Propemperda 2026
Ia juga menilai, kemudahan modal usaha dapat membuka lapangan kerja bagi anak muda desa agar tidak banyak yang memilih merantau ke kota.
Menanggapi masukan tersebut, Saiful Arif memastikan aspirasi warga akan ia bawa dalam pembahasan DPRD, termasuk saat penyusunan kebijakan dan anggaran bersama Pemerintah Kabupaten Balangan.
Ia juga mencatat beberapa kebutuhan yang dianggap mendesak, seperti dukungan alat produksi untuk UMKM, pembinaan pemasaran berbasis digital, serta penguatan akses permodalan melalui koordinasi dengan lembaga perbankan.
“Apa yang disampaikan masyarakat hari ini adalah potret nyata kondisi di lapangan. Kami di legislatif berkomitmen mengawal agar program dari dinas terkait benar-benar menyentuh kebutuhan warga, bukan sekadar seremonial,” tegas Saiful Arif.(adv/jaw)














