KOTABARU, wasaka.id – Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis meninjau kondisi jembatan, akses me Desa Tanjung Semalantakan, Kecamatan Pamukan Selatan, Rabu kemarin (2/4).
Jembatan ini merupakan akses utama penghubung beberapa desa di Kecamatan Pamukan Selatan.
Pembangunan menggunakan APBD tahun 2024 mengalami kendala. Pekerjaan terhenti, sementara pihak kontraktor tidak dapat memberikan penjelasan, sehingga dilakukan pemutusan kontrak oleh Dinas PUPR.
Baca Juga : Bupati Kotabaru Serahkan LKPD Anaudited Tahun Anggaran 2024 ke BPK Perwakilan Kalsel
Syairi Mukhlis menyatakan, jembatan ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah karena akses vital mobilisasi kendaraan.
“Kami memahami pentingnya jembatan ini bagi masyarakat. Kami akan berupaya agar pembangunan dapat kembali dianggarkan pada tahun 2026,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru berkomitmen mencari solusi terbaik guna memastikan kelanjutan pembangunan jembatan. Sesuai hadapan masyarakat.
Adanya perhatian serius dari pemerintah daerah, diharapkan pembangunan jembatan segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah sempat dan sekitar.(adv/rez)














