MARABAHAN, wasaka.id – Bupati Kabupaten Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menerima sesi wawancara bersama Antara News membahas tentang Desa Pulau Sewangi sebagai percontohan program RBI (Ruang Bersama Indonesia) pada Jumat, (7/3) di kantor Bupati.
RBI (Ruang Bersama Indonesia) yang merupakan program KemenPPPA sebagai pusat dari Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sementara Desa Pulau Sewangi Kabupaten Barito Kuala telah dipilih menjadi proyek percontohan program RBI, Satu dari Enam desa se-Indonesia.
Dalam sesi wawancaranya, Bahrul Ilmi menyampaikan tanggapan beliau tentang program RBI. Disampaikan bupati sangat bangga dan menyambut baik program RBI di Desa Pulau Sewangi Kabupaten Barito Kuala yang menjadi satu-satunya di Kalimantan dan hanya ada enam percontohan di Indonesia.
“Bahkan sebelum jadi bupati saja, saya hadir sebagai tokoh masyarakat saat ada Bu Menteri PPA ke lokasi launching RBI di Pulau Sewangi tanggal 5 Desember 2024,” ujar Bupati Bahrul Ilmi.
Baca Juga : Bupati dan Wakil Bupati Batola Berkomitmen Berikan Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat
“Apalagi sekarang saya sudah jadi bupati, tentu saya akan dukung penuh program ini karena sejalan dengan visi kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi angka kekerasan bagi anak dan perempuan,” ungkap Bahrul Ilmi menambahkan.
Perihal lokasi RBI di Desa Pulau Sewangi, bupati sampaikan bahwa masyarakatnya telah memanfaatkan lumbung desa sebagai lokasi RBI. Lumbung desa ini katanya telah direnovasi dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan RBI.
“Sebagai bupati saya juga meminta Dinas PPKBP3A Barito Kuala untuk mendukung fasilitas kegiatan RBI dan memastikan bahwa program ini berjalan efektif dan efisien” ujarnya.
Menurut Bupati, desa ideal adalah desa yang masyarakatnya sejahtera, berpendidikan, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembangunan di desa. Harapnya, desa ideal memiliki infrastruktur yang memadai seperti jalan, jembatan, dan fasilitas kesehatan dan pendidikan.
“Tentunya saya berharap bahwa program RBI di Desa Pulau Sewangi dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan,” kata Bupati Batola.
Bahkan Bahrul Ilmi menambahkan, kalau perlu seluruh Kalimantan dan se-Indonesia. Sehingga dia berharap bahwa program ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengurangi angka kekerasan bagi anak dan perempuan di daerah terutama di Kabupaten Barito Kuala.
Pada sesi wawancara tersebut juga berhadir Kepala Dinas Kominfo Hery Sasmita dan Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Barito Kuala Akhmad Wahyuni.(adv/zai)














