Home / Advertorial / Kotabaru / Pendidikan

Senin, 13 Oktober 2025 - 13:44 WIB

Bunda Paud Kotabaru Hadiri Workshop Senam Ceria Pembelajaran Deep Learning

Bunda Paud Kotabaru Ny. Suci Anisa Rusli, Hadiri Workshop Senam Ceria Pembelajaran Deep Learning bagi Pendidikan Anak Usia Dini. (Foto: Istimewa)

Bunda Paud Kotabaru Ny. Suci Anisa Rusli, Hadiri Workshop Senam Ceria Pembelajaran Deep Learning bagi Pendidikan Anak Usia Dini. (Foto: Istimewa)

KOTABARU, wasaka.id – Bunda Paud Kotabaru Ny. Suci Anisa Rusli, Hadiri Workshop Senam Ceria Pembelajaran Deep Learning bagi Pendidikan Anak Usia Dini, yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kalimantan Selatan yang berkolaborasi dengan IGTKI-PGRI Kabupaten Kotabaru, dengan menghadirkan instruktur Kak Agus dari Yogyakarta, berlangsung di Gedung Paris Barantai, Minggu (12/10/2025).

Bunda Paud Ny. Suci Anisa Rusli, sangat mengapresiasi kegiatan workshop ini, karena penting untuk meningkatkan mutu dan kompetensi para pendidik anak usia dini melalui inovasi pembelajaran.

“Saya sangat mengapresiasi IGTKI-PGRI Kotabaru atas inisiatif luar biasa ini. Workshop ini bukan hanya wadah peningkatan kapasitas, tetapi juga ruang kolaborasi dan inovasi antar pendidik PAUD,” ungkapnya.

Menurutnya, anak-anak usia dini adalah generasi emas yang akan menentukan masa depan bangsa. Dan sebagai pendidik PAUD kita mesti memiliki kompetensi yang sesuai dengan apa yang dibutuhkan saat ini.

“Tugas kita sebagai pendidik bukan hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi, membentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan sejak dini,” ucapnya.

Baca Juga : Pemkab Kotabaru Toreh Prestasi Penghargaan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM)

Ia juga menjelaskan, melalui pendekatan yang ceria dan berbasis teknologi seperti deep learning, membuka jalan baru dalam metode pembelajaran yang lebih adaptif, kreatif dan menyenangkan.

“Senam ceria bukan sekedar gerekana fisik, tetapi juga media untuk melatih konsentrasi dan menumbuhkan rasa percaya diri anak. Ketika dikombinasikan dengan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi, kita menciptakan suasana belajar yang relevan dengan perkembangan zaman,” jelasnya.

Ia berharap, para peserta dapat mengikuti workshop ini dengan baik, sehingga apa yang menjadi tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi pendidik PAUD bisa tercapai, dan ini menjadi titik awal transformasi pembelajaran PAUD di Kotabaru yang lebih modern, inklusif, dan berdaya saing.

Selain itu, metode senam ceria dan pendekatan deep learning yang diperkenalkan hari ini dapat diterapkan secara nyata di ruang-ruang di kelas PAUD. Bukan hanya sebagai teknik, tetapi sebagai budaya pembelajaran yang meyenangkan, aktif dan bermakna bagi anak-anak.

“Semoga ilmu yang didapatkan hari ini menjadi bekal berharga dalam mendidik anak-anak kita menuju masa depan yang gemilang,” tutupnya.

Melalui workshop tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga praktik langsung dalam menciptakan kegiatan olahraga yang menyenangkan bagi anak-anak.

Dalam kesempatan itu hadir, Camat Pulau Laut Utara, Camat Pulau Laut Sigam, para pegurus IGTKI-PGRI Kotabaru dan unsur terkait lainnya.(adv/rez)

Share :

Baca Juga

Advertorial

FGD ke-2, Pemkab Tanah Bumbu Ekspose Kajian Resiko Bencana Lima Tahun Kedepan

Advertorial

Pemkab Tanbu dan DPRD Tandatangani KUA-PPAS Perubahan 2025

Advertorial

Ahsani Fauzan Tekankan Pentingnya Penyeimbangan Informasi Era Digital

Advertorial

Kotabaru Masuk Daftar 8 Mal Pelayaan Publik Baru yang Diresmikan Menteri PANRB

Advertorial

Kemenag Balangan Apresiasi Peran Guru RA dalam Membentuk Generasi Berkualitas

Advertorial

Peringati Hari Anak Nasional 2025 drg Elyana Dorong Anak tumbuh Sehat dan Makan Bergizi

Advertorial

Sri Huriyati Anggota DPRD Balangan Ajak Masyrakat Jaga Kesehatan

Advertorial

Tanah Bumbu Gelar Sosialisasi PP 28 Tahun 2025, Tekankan Pentingnya Izin Lingkungan dan PBG dalam Pembangunan Berkelanjutan