Home / Advertorial / DPRD Balangan / Pendidikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:01 WIB

DPRD Balangan Siap Perjuangkan Aspirasi Guru dan Pengembangan Pendidikan

Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif siap perjuangkan aspirasi guru dan pengembangan pendidikan. (Foto: Istimewa)

Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif siap perjuangkan aspirasi guru dan pengembangan pendidikan. (Foto: Istimewa)

PARINGIN, wasaka.id – Wakil Ketua II DPRD Balangan, Saiful Arif menggelar pertemuan bersama perwakilan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), pengurus cabang khusus SMA, SMK, SLB, serta perwakilan kecamatan untuk menyerap berbagai aspirasi terkait dunia pendidikan, Kamis (9/7).

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan menjadi pembahasan, mulai dari sistem zonasi sekolah, pendidikan inklusi, hingga kebutuhan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pendidikan di Kabupaten Balangan.

Perwakilan PGRI menyampaikan bahwa sistem zonasi masih menjadi perhatian karena dinilai belum sepenuhnya memberikan ruang bagi peserta didik berprestasi untuk memilih sekolah sesuai keinginannya. Selain itu, mereka menilai kualitas sekolah juga dipengaruhi oleh ketersediaan tenaga pendidik yang memadai.

Menanggapi hal tersebut, Saiful Arif, mengaku turut mencermati fenomena banyaknya siswa berprestasi yang memilih melanjutkan pendidikan ke luar daerah.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terlebih Kabupaten Balangan telah memiliki berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk Program 1.000 Sarjana.

Baca Juga : Anggota DPRD, H Bustani Apresiasi Langkah Pemerintah Pemkab Balangan Ciptakan Bapangku Bamitra

Selain persoalan zonasi, pembahasan juga menyoroti penyelenggaraan pendidikan inklusi. Para guru menilai masih diperlukan asesmen yang lebih komprehensif, penambahan guru pendamping khusus, serta upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Saiful Arif menjelaskan bahwa pemerintah telah bekerja sama dengan rumah sakit dalam pelaksanaan asesmen bagi siswa berkebutuhan khusus. Meski demikian, menurutnya pemetaan kebutuhan tenaga ahli masih perlu terus ditingkatkan agar layanan pendidikan inklusi dapat berjalan lebih optimal.

Dalam kesempatan itu, PGRI juga menyampaikan sejumlah kebutuhan penunjang operasional, seperti kendaraan dinas untuk mendukung aktivitas organisasi, bantuan hibah bagi SMA dan SMK, serta dukungan anggaran untuk berbagai kegiatan siswa, mulai dari lomba akademik hingga praktik kerja lapangan (PKL).

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Saiful Arif menegaskan DPRD Balangan berkomitmen untuk menindaklanjuti sejumlah usulan yang disampaikan para guru.

“Kami akan menindaklanjuti beberapa poin penting, terutama yang berkaitan dengan sarana dan prasarana, operasional, serta hibah kegiatan. Pada pertemuan berikutnya kami akan mengundang Dinas Pendidikan, Bagian Aset, dan Dinas Kepegawaian agar dapat duduk bersama memetakan kebutuhan yang ada,” ujarnya.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara DPRD, PGRI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Balangan, sehingga berbagai kebutuhan di lapangan dapat diakomodasi secara bertahap sesuai kemampuan daerah.(adv/jaw)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Bimtek Peningkatan Kapasitas Kelembagaan PUG, DP3AP2KB Tanbu Wujudkan Indonesia Emas

Advertorial

DPRD Balangan Konsultasi dengan Bank Kalsel Tingkatkan Kinerja dan Layanan Masyarakat

Advertorial

Balangan Matangkan Persiapan Hadapi MTQN XXXVII Tingkat Kalsel di Barito Kuala

Advertorial

Wakil Ketua DPRD Awaludin Komitmen Jadikan Bumi Asih Daerah Penyangga Pangan Kotabaru

Advertorial

Hafis Ansyari Komitmen Realisasikan Usulan Pembangunan di Kecamatan Paringin

Advertorial

Bukti Nyata Eksitensi UMKM Banjarbaru di Program Aditya-Habib Abdullah

Advertorial

Kado Kemerdekaan, PLN Operasikan Trafo Baru di Gardu Induk Cempaka

Advertorial

Fraksi PAN Balangan Nyatakan Dukungan Penuh untuk Muswil DPW PAN Kalsel