Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:51 WIB

Hadapi Musim Kemarau, BPBD Tanah Bumbu Gelar Rapat Pusdalops-PB

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB). (Foto: Istimewa)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB). (Foto: Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB). Rapat ini sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada musim kemarau.

Rapat berlangsung di Ruang Pusdalops-PB, Kamis (9/7) dihadiri para pejabat struktural, staf, serta personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Tanbu.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sulhadi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan yang sebelumnya diselenggarakan di Banjarbaru.

“Berdasarkan analisis data riwayat kejadian, Kabupaten Tanbu memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan kabupaten lain. Meskipun secara akumulasi jumlah hotspot atau titik panas relatif sedikit. Namun potensi terjadinya Karhutla tetap harus diwaspadai,” ujarnya.

Baca Juga : Bupati Tanah Bumbu Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Umum Fraksi Tentang LPj TA 2025

Ia mengatakan apabila upaya pencegahan tidak diperkuat sejak dini, maka risiko meluasnya bencana Karhutla di Kabupaten Tanbu akan semakin besar. Oleh karena itu, kesiapsiagaan seluruh personil dan pemangku kepentingan harus terus ditingkatkan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan potensi maupun dampak bencana Karhutla dapat ditekan seminimal mungkin demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Tanbu.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Muhammad Riswan, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi musim kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga September 2026. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bumi Bersujud.

Melalui rapat ini, BPBD Kabupaten Tanbu menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kesiapan personil dan peralatan. Serta membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Herman Susilo Ajak GOW Sinergi Program Pembangunan Daerah

Advertorial

Ikuti Pameran Nasional Kriya Nusantara 2023 di Jakarta, Ketua Umum Dekranasda Kotabaru Ingatkan Pengrajin Tetap Semangat

Advertorial

Ketua DPRD Kotabaru Ucapkan Selamat Terpilih Kembali kepada Ahmad Nurahsin Sebagai Ketua PWI Kotabaru

Advertorial

Jadi Tokoh Inspiratif Dunia, Biografi Jokowi Tulisan Dirut PLN Terbit di Korea

Advertorial

Gelar FGD, Pemko Banjarmasin Serius Bahas Rancangan Perda Ketertiban Umum

Advertorial

Jelang Nataru, PLN Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Kelistrikan Andal

Advertorial

Wakil Rakyat Balangan Ajak Insan Pers Kawal Pembangun di Bumi Sanggam

Advertorial

BWS Kalimantan III Turunkan Alat Berat Bersihkan Sedimentasi Sungai