Home / Advertorial / Pemkab Tanah Bumbu

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:20 WIB

BPBD Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah Melalui Inovasi RENJANA

Peningkatan ketangguhan masyarakat melalui inovasi Relawan Remaja Aman Bencana (RENJANA), yang menyasar kalangan pelajar. (Foto: Istimewa)

Peningkatan ketangguhan masyarakat melalui inovasi Relawan Remaja Aman Bencana (RENJANA), yang menyasar kalangan pelajar. (Foto: Istimewa)

BATULICIN, wasaka.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terus memperkuat upaya peningkatan ketangguhan masyarakat melalui inovasi Relawan Remaja Aman Bencana (RENJANA), yang menyasar kalangan pelajar sebagai agen perubahan dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.

Inovasi tersebut diperkenalkan kepada peserta didik baru SMP Negeri 3 Batulicin dalam kegiatan edukasi kebencanaan yang digelar pada Selasa, (21/7).

Kegiatan dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sulhadi, M.IP, melalui Kepala Sub Bidang Pencegahan, Muhammad Ahsani Fauzan, S.Pd., M.Sc.

RENJANA merupakan inovasi pelayanan publik BPBD yang mengintegrasikan pembinaan relawan remaja dengan pemanfaatan teknologi informasi. Melalui platform tersebut, peserta dapat mengakses materi edukasi kebencanaan, mendaftar sebagai relawan, memperoleh informasi kebencanaan, melaporkan kegiatan, mengikuti survei pelayanan publik, menyampaikan pengaduan, serta mendokumentasikan berbagai aktivitas kebencanaan secara terpadu.

Fauzan mengatakan, RENJANA tidak hanya bertujuan membentuk relawan remaja, tetapi juga menjadi instrumen pendukung pelaksanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kabupaten Tanbu.

“Melalui RENJANA, kami ingin membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Para pelajar dibekali pengetahuan mitigasi, kesiapsiagaan, dan keterampilan menghadapi kondisi darurat sehingga mampu menjadi pelopor keselamatan bagi dirinya, keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Fondasi SDM Unggul, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Menurut Fauzan, optimalisasi RENJANA menjadi salah satu strategi BPBD dalam meningkatkan kapasitas ketahanan daerah. Semakin banyak satuan pendidikan yang menerapkan SPAB dan memiliki relawan remaja yang aktif, semakin kuat pula kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

“Program ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Tanbu melalui penguatan kapasitas masyarakat sejak usia sekolah. Pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun daerah yang tangguh terhadap bencana,” tambahnya.

BPBD Tanbu menargetkan, implementasi RENJANA terus diperluas ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah kabupaten Tanbu sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang siap menghadapi berbagai potensi bencana.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafiz Anshari menekankan pentingnya pengawasan pembangunan desa dalam Musrenbang RKPD Kecamatan Paringin Selatan. (Foto : Istimewa)

Advertorial

Ketua Komisi III DPRD Balangan Ajak Masyarakat Awasi Pembangunan

Advertorial

Srikandi PLN Gelar Inspiring Srikandi “Strategi Literasi Keuangan Bagi Perempuan” Peringati Hari Literasi Internasional

Advertorial

Srikandi PLN Dukung Pemberdayaan Perempuan Disabilitas melalui UMKM Teras Ecoprint

Advertorial

Soal Layanan Kesehatan Program UHC, Rahmad: Administrasi Nomor Sekian Saya Setuju

Advertorial

Tingkatkan Keandalan Listrik Industri, PLN Terapkan Skema Pertahanan Sistem Berlapis

Advertorial

Bupati Tanah Bumbu Hadiri RUPS-LB Bank Kalsel, Apresiasi Kinerja 2024

Advertorial

Momentum Hakordia 2025, Banjarmasin Tanamkan Komitmen Pencegahan Korupsi Lintas Sektor
Wakil Bupati Kotabaru, Andi Rudi Latif saat memimpin rapat terbatas.(Foto : Istimewa)

Advertorial

Wabup Kotabaru Pimpin Rapat Terbatas Evaluasi Kegiatan Dinas PUPR 2023