Home / News / Religi

Selasa, 14 Februari 2023 - 11:33 WIB

DPR Akan Tetapkan Biaya Haji 2023, Diupayakan Tak Lebih dari Rp50 Juta 

Jemaah haji sedang melaksanakan kegiatan ibadah. (Foto : liputan6.com)

Jemaah haji sedang melaksanakan kegiatan ibadah. (Foto : liputan6.com)

JAKARTA, wasaka.id – Komisi VIII DPR RI dan pemerintah hari ini akan akan menetapkan biaya haji tahun 2023, Selasa (14/2/2023). Rapat kerja pembahasan akan digelar di ruang rapat kerja Komisi VIII.

“Insya Allah siang atau sore nanti kita akan segera menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2023 akan diumumkan,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily dalam keterangannya, Selasa (14/2).

Baca Juga : Indonesia dan Arab Saudi Teken Kesepakatan Ibadah Haji, Tidak Ada Pembatasan Usia

Ace menyampaikan pihaknya telah bekerja keras menurunkan berbagai komponen pembiayaan Haji yang dapat diefisiensikan tanpa mengurangi layanan kepada jemaah Haji.

Menurut dia dari Rp 98 juta yang diusulkan Kementerian Agama, akan diupayakan untuk diturunkan.

“Kami berusaha untuk mematok jemaah haji untuk membayar tidak lebih dari angka Rp 50 juta, tidak sampai ke angka Rp 69 juta seperti yang diajukan kementerian Agama,” ujarnya.

Baca Juga : Wabup Didampingi Wakapolres Kotabaru Lepas 50 Jemaah Umroh

Selain itu, ia berharap seluruh jemaah haji yang tertunda berangkat pada 2020 bisa berangkat semua.

“Kami juga sedang berjuang bagi jemaah haji yang telah membayar lunas tahun 2020 dan tertunda keberangkatannya akibat kebijakan usia dan pembatasan kuota, yang jumlahnya sebanyak 84.000 jemaah untuk tidak membayar kembali setoran Haji,” katanya.

“Kami masih bahas pagi ini. Dan mudah-mudahan siang atau sore ini bisa segera ditetapkan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi menjadi Rp 98,89 juta per jemaah, naik Rp 514,88 ribu dibanding tahun lalu.

Baca Juga : Guru Wildan Doakan Keberangkatan Umroh Rombongan Pamam Birin, H Supian HK Juga Gelar Salat Hajat

Dari jumlah tersebut, biaya yang perlu ditanggung jemaah mencapai 70% atau Rp 69,19 juta per orang. Sementara 30% atau Rp 29,7 juta sisanya dibayarkan dari nilai manfaat pengelolaan dana haji.

“Usulan ini atas pertimbangan untuk memenuhi prinsip keadilan dan keberlangsungan dana haji. Formulasi ini juga telah melalui proses kajian,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.(yan)

Sumber : liputan6.com

Share :

Baca Juga

Advertorial

Triwulan I 2024 Tarif Listrik Tidak Naik

Advertorial

Tingkatkan Keandalan Listrik Kalimantan, PLN Remajakan Jaringan Listrik Sepanjang 256,16 kms di Tahun 2024

Advertorial

Perkuat Peran Tangguh Perempuan, Srikandi PLN Dukung UMKM Adat Sasirangan di Kalimantan Selatan

Advertorial

Kabupaten Tanbu Bentuk Forum PUSPA Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Perempuan dan Anak

Advertorial

Bupati Zairullah Buka Bimtek CPPOB dan Pembenihan Ikan Patin di Kawasan Smart Fisheries Village

Bola & Sports

Ambisi Besar Ole Romeny Cetak Gol dan Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Kami Akan Lakukan Segalanya!

Advertorial

Disambut Antusias, Paslon Nomor Urut 1 Muhidin-Hasnur dan Arifin-Akbari Gelar Silaturahmi Bersama Ustadz-Ustadzah

Advertorial

Pemkab dan DPRD Balangan Setujui Raperda Tentang Pelestarian Kebudayaan