Home / Nasional / News / Pendidikan

Kamis, 21 November 2024 - 22:56 WIB

Gibran Minta Mendikdasmen Hapus Sistem Zonasi dan Tambah Pelajaran Programming

Wapres), Gibran Rakabuming Raka memantapkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan penghapusan kebijakan   sistem zonasi. (Foto : Istimewa)

Wapres), Gibran Rakabuming Raka memantapkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan penghapusan kebijakan sistem zonasi. (Foto : Istimewa)

JAKARTA, wasaka.id – Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka memantapkan komitmen pemerintah untuk mewujudkan penghapusan kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi.

Gibran mengaku sudah meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, untuk menghapus kebijakan peninggalan menteri terdahulu tersebut.

“Saya sampaikan secara tegas ke pak menteri pendidikan, ‘pak ini zonasi harus dihilangkan’,” kata Gibran saat berpidato dalam acara Pembukaan Tanwir I Pemuda Muhammadiyah di Hotel Aryaduta Jakarta, Jumat (21/11).

Selain itu, guna menggenjot kecerdasan pelajar Indonesia, Gibran juga meminta ada pelajaran soal coding, programming, hingga digital marketing di sekolah.

“Penting sekali untuk mengajarkan anak-anak kita dari muda pentingnya coding, programming, digital marketing’,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan, misi menuju Indonesia Emas 2045 bukanlah pekerjaan orang per orang. Dia mengajak, semua pihak terlibat untuk mewujudkan momentum yang hanya datang satu kali tersebut.

“Jadi bapak ibu sekali lagi ya kita harus sama-sama kerja keras kerja fokus kerja cerdas untuk menuju Indonesia emas 2045,” tegas Gibran.

Sebelumnya diberitakan, Gibran Rakabuming Raka, meminta para Kepala Dinas Pendidikan di seluruh Tanah Air untuk mengkaji ulang mengenai sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi.

Hal tersebut disampaikan Gibran dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah yang dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti dan seluruh Kepala Dinas Pendidikan di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta Selatan, Senin (11/11).

Gibran menyoroti persoalan ini lantaran melihat tidak meratanya keberadaan guru-guru di setiap sekolah yang ada di berbagai provinsi di Indonesia. Meski begitu, dia tak menampik zonasi untuk PPDB merupakan program yang baik.

“Jadi bapak-ibu, zonasi ini program yang baik. Tapi silakan nanti bapak-ibu selama rakor mungkin bisa memberi masukan karena jumlah guru kita itu belum merata. Ada provinsi, tempat-tempat yang kelebihan guru, ada provinsi, tempat-tempat yang kekurangan guru,” kata Gibran.

Menurut Gibran program PPDB jalur zonasi belum bisa diterapkan di semua wilayah. Gibran juga merujuk pada pengalamannya saat menjabat Wali Kota Solo, dimana dia kerap menerima keluhan yang sama terkait sistem zonasi.

“Jadi intinya bapak-ibu, ini mohon dikaji lagi, apakah akan diteruskan atau apakah akan kembali ke sistem yang lama. Silakan nanti didiskusikan,” ujar dia

Gibran menyatakan, selain jumlah guru yang belum merata, fasilitas di setiap sekolah di Tanah Air juga belum merata. Sehingga, sering ditemukan adanya peserta didik yang rela pindah domisili demi bisa mengecap pendidikan di sekolah yang diinginkan.

“Tiap tahun fenomenanya sama. Pasti ada kenaikan ini apa, perpindahan domisili menjelang BPDP. Ini perlu dikaji lagi,” kata dia.(bon)

Sumber : liputan6.com

Share :

Baca Juga

Advertorial

Hari ke 5 Retreat Kepala Daerah, Bupati Tanah Bumbu Mengikuti Paparan Menko, Menteri, Hingga Kapolri, Ini Deretannya
Sheila Putri Mahardika dan Muhammad Rian Zulfikar. (Foto : Istimewa)

Banjarmasin

Dua Politisi Muda Partai Golkar Raih 2 Kursi di Dapil Banjarmasin Selatan

Advertorial

Wabup Tanah Bumbu Ikuti Retreat di Akmil Magelang, Tampil Gagah dengan Seragam Militer

Advertorial

Dukung Kemajuan Madrasah, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Raih PGM Award 2025

Advertorial

Pemkab Kotabaru dan ULM Banjarmasin MoU Bidang Pendidikan

Berita Terkini

Dihajar Uzbekistan, Indonesia Gagal ke Piala Dunia U-20

Advertorial

PLN Pastikan Pasokan Listrik di Kalimantan Barat Aman Selama Ramadan dan Idul Fitri 1445 H

Berita Terkini

Sahriadi, Atlet Renang Asal Balangan Raih Medali Emas di Peparnas XVII Solo 2024