BANJARMASIN, wasaka.id – Ketua DPD Paetai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menekankan seluruh pengurus dan kader partai diwajibkan untuk selalu dekat dengan rakyat sehingga mampu menyuarakan berbagai kegelisahan rakyat.
Hasnuryadi Sulaiman juga menyampaikan terkait berbagai isu nasional saat ini, mulai dari kasus Makan Bergizi Gratis (MBG), kemandirian pangan dan energi dan lain-lain.
Menurut Hasnur yang juga Wakil Gubernur Kalsel tersebut, pada dasarnya semua isu-isu penting nasional harus menjadi perhatiannya, termasuk partai Golkar Kalsel.
“Kita tak boleh menutup mata dan akan selalu aktif mengambil peran dalam ikut menyelesaikan aneka persoalan yang ada,” tegasnya.
Karena itulah, kata Hasnur, dirinya sengaja menggunakan kata wajib dalam perintah yang disampaikannya kepada seluruh kader, untuk memberi pesan kuat yang mengingatkan bahwa sebagai umat beragama didalamnya melekat sebuah kewajiban.
“Salah satu kewajiban tersebut adalah selalu hadir bersama rakyat, dekat dengan rakyat dan peduli kepada rakyat. Jadi, ini perintah yang sengaja saya wajibkan kepada seluruh kader agar lebih mendapat perhatian sangat serius,” jelasnya, Selasa (30/9).
Baca Juga: Tanamkan Jiwa Nasionalisme di HUT ke-80 RI, DPD Golkar Kalsel Gelar Pengibaran Bendera Merah Putih
Untuk tujuan tersebut, Hasnur akan melakukan Safari kunjungan ke seluruh pengurus DPD kabupaten/kota se Kalsel. Ini penting dilakukan, selain dalam rangka konsolidasi dan penguatan partai, juga dalam menyerap aspirasi para pengurus partai di daerah.
Dalam waktu yang bersamaan, lanjut pemilik klub sepak bola Barito Putera itu, dirinya sebagai Ketua DPD Golkar Kalsel juga ingin menyerap aspirasi rakyat melalui aneka kegiatan sosial.
“Ini penting dilakukan agar seluruh pengurus dan kader selalu memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap nasib saudara kita yang kurang beruntung seperti para duafa dan anak yatim,” ungkapnya.
Baca juga: Tok! Hasnuryadi Terpilih Aklamasi Nakhodai Partai Golkar Kalsel Periode 2025-2030
Apalagi, kata Hasnur, para duafa dan anak-anak yatim itu punya tempat istimewa di mata Allah. Mereka adalah kategori makhluk khusus yang mendapat perhatian khusus juga dalam al Quran. Begitu juga perhatian yang ditunjukan dari pesan Rasulullah SAW.
Bagi Hasnur, berpolitik itu bukan semata-mata hanya urusan jabatan. Lebih dari itu ada misi luhur yang melekat di dalamnya kewajiban untuk ikut membumikan pesan-pesan spiritual ajaran agama. Sehingga, politik tak lagi identik dengan korupsi, penyelewengan dan praktik-praktik dzolim lainnya.(ran)














