Home / Advertorial / News / Pemkab Tanah Bumbu

Kamis, 12 Desember 2024 - 17:46 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Launching JASUKE: Optimalisasi Kebutuhan BMD

BATULICIN, wasaka.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) secara resmi melaunching implementasi proyek perubahan dengan judul Belanja Sesuai Kebutuhan (JASUKE) yang dilaksanakan di Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Sabtu (7/12/2024).

JASUKE ini merupakan strategi optimalisasi kebutuhan Barang Milik Daerah (BMD). Proyek ini merupakan inisiatif inovatif dari Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tanah Bumbu.

Tujuannya untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam pengelolaan BMD. Acara peluncuran dihadiri lebih dari 200 peserta dari berbagai unsur pemerintah daerah.

Kepala BPKAD Kabupaten Tanah Bumbu, Hendra Wardani membuka acara dengan sambutan inspiratif.

Ia menyoroti pentingnya pengelolaan BMD yang berbasis kebutuhan riil untuk mencegah pemborosan anggaran dan mendukung pelayanan publik yang lebih baik. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa JASUKE bukan sekadar proyek perubahan.

Baca Juga : Pemkab Tanbu Gelar Bimtek Penyusunan Renstra dan Pengukuran Kinerja SKPD Tanah Bumbu

Melainkan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Peluncuran JASUKE ini merupakan tonggak awal bagi Kabupaten Tanah Bumbu untuk mengoptimalkan pengelolaan BMD melalui pendekatan yang lebih strategis dan berbasis kebutuhan riil.

Dengan implementasi JASUKE, diharapkan Kabupaten Tanah Bumbu dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan aset daerah, mencegah pemborosan anggaran, dan mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih berkualitas.

Program ini juga menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Sofyan Hanifan sebagai Analis Keuangan Pusat Daerah.

Materi yang disampaikan mengupas secara mendalam strategi pelaksanaan JASUKE.

Mulai dari penyusunan kebutuhan berbasis analisis data, penerapan sistem informasi yang terintegrasi, hingga langkah-langkah pengawasan yang efektif.

Penyampaian materi ini memberikan wawasan baru kepada para peserta mengenai pentingnya pola pikir berbasis kebutuhan dalam setiap tahap pengelolaan BMD.

Moderator acara, Kabid Anggaran dan Kasda, Dedy Noor Irawan, memandu jalannya diskusi.

Dedy memastikan setiap peserta terlibat aktif, baik dalam sesi tanya jawab maupun diskusi panel yang digelar setelah pemaparan materi.

Peserta yang hadir meliputi kepala SKPD, pejabat fungsional, pengurus barang SKPD, serta staf teknis yang terkait langsung dengan pengelolaan BMD di Kabupaten Tanah Bumbu.(adv/zai)

Share :

Baca Juga

Advertorial

PLN Lakukan Pemeliharaan Gardu Induk, Jaga Keandalan Pasokan Listrik

Advertorial

HUT Bhayangkara ke-79, Bupati Harap Sinergi Pembangunan Berkelanjutan

Advertorial

Bupati Kotabaru Lantik 7 Kepala Desa Antar Waktu: Gunakan Dana Desa untuk Kepentingan Masyarakat

Advertorial

10 Desa di Kotabaru Dinobatkan Sebagai Anti Maladministrasi

Advertorial

Safari Ramadan 1447 H di Karang Bintang, Pemkab Tanah Bumbu Salurkan Bantuan Hibah Masjid, Santunan Lansia dan Disabilitas

Advertorial

Meriahkan MTQ, Wakil Bupati Kotabaru Lepas Pawai Ta’aruf Sekaligus Kukuhkan 80 Dewan Hakim

Advertorial

Wabup Kotabaru Meyakini Jika Ulama, Umara dan Pemerintah Daerah Bersatu Tak Ada Perpecahan

Advertorial

PGI Kotabaru kembali Menggelar “Golf Goes to School” Kali Ini di SMPN 1